Semester Atas = Pengangguran???

Dulu saat jadwal KRS-an yang berbarengan saat KKN sempat ragu juga mau ambil 24 SKS. Tak terbayang betapa sibuknya nanti. Semester 6 kemarin yang cuma ambil 18 SKS aja sibuknya super-super jahat, 2 buah praktikum plus 2 buah tugas asistensi, bikin tiap hari dari pagi sampai jelang maghrib harus menetap di kampus. Yang cuma 18 SKS aja bikin aku hampir gila, gimana yang 24 SKS???

Ya tibalah juga saat yang dinanti, semester 7. Ternyata kenyataan tak sejalan. Yang terjadi benar-benar diluar bayanganku. Kelas kosong, dosen sibuk dengan urusannya sendiri hingga lupa tugas utamanya mengajar, kadang yang mengajar malah asisten dosen itupun masih sering banget kosong, ada yang ditinggal dosen pergi haji, kalaupun ada dosen itu benar-benar mengajar dengan membosankan dan kurang greget. Hal-hal itu menjadi sesuatu yang jamak terjadi.

Benar-benar kini aku merasa asing dengan kehidupan kampus. Kalau dirata-rata aku cuma kuliah 1 kali sehari, itupun cuma di kampus MIPA selatan. Kuliah bertempat di MIPA utara hanya sekali saja. Teman-teman seangkatanpun kini banyak yang berbeda mengambil mata kuliah, bahkan ada juga yang udah sibuk dengan TA-nya dan sangat jarang terlihat di kampus. TA dalam hal ini baik yang berarti Tugas Akhir ataupun titip absen. Jika semester lalu seringkali kami berramai-ramai duduk-duduk di kantin MIPA selatan atau MIPA utara hanya sekedar ngobrol ngalor-ngidul atau ngomongin cewek-cewek yang lewat, kini hal itu tak ada karena masing-masing sudah sibuk dengan urusannya masing-masing.

Jadi sekarang yang ada aku hanya datang ke kampus hanya untuk masuk kelas lalu secepatnya pulang. Mirip saat 3 tahun lalu masih menjadi MaBa yang masih sangat asing dengan keadaan kampus dan masih mencoba beradaptasi dengan lingkungan. Oke, baiklah…seakan kampus telah memaksaku untuk secepatnya pergi setiap kali aku muncul di kampus. Apakah ini artinya sudah saatnya aku memikirkan caranya untuk segera angkat kaki selamanya dari kampus MIPA UGM? Dengan kata lain aku harus secepatnya lulus karena kampusku kini sudah saatnya berpindah tangan pada para juniorku?

Ya semester 7 adalah kuliah tahun ke empat, dengan kata lain menjadi angkatan tertua. Dan semester inipun hanya tersisa kurang dari 2 minggu lagi. Setelah ini benar-benar menjadi semester penghabisan dan harus mulai berlatih untuk bisa hidup semakin jauh dari kampus.

~ by si_kumbang on 12 December 2009.

One Response to “Semester Atas = Pengangguran???”

  1. Wah sama nih kaya saya..
    Semester 6 kemaren cuma ngambil 18 sks doank dari kemungkinan 24, coz lagi PKL..
    Tapi untungnya di kampus ga gitu sepi, soalnya banyak juga temen seangkatan yang belum sibuk ngurus skripsi..
    Regenerasi..? mungkin iya, tapi selama kita masih bayar SPP masih punya hak ko’ untuk tetap eksis di kampus..
    ha.. ha.. Salam kenal ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: