Kok Skutik Boros sih…?

skutikSetengah tahun mengendarai skutik alias skuter matik Vario terasa ada yang berbeda. Kok konsumsi bensinnya gak jauh lebih irit daripada motor yang selama ini kukendarai Honda Tiger 2000. Padahal cc motor beda jauh, si Vario cuma 110 cc sedangkan si Tiger 200 cc. Tiger mampu berjalan kira-kira 32-35 km untuk tiap 1 liter premium. Vario cuma sedikit lebih irit, 40-43 km/liter.

Padahal buat speedfreak, Vario bakal sangat mengecewakan baik  akselerasi maupun top speed yang ala kadarnya dan masih kalah dibanding bebek sesama 110 cc. Bandingkan Tiger yang 200 cc, tentunya akselerasi dan top speed jauh lebih unggul lah. Ya walupun Vario menawarkan kepraktisan dan kelincahan transmisi yang nyaman untuk dalam kota.

Jika dibanding dengan bebek 110 cc atau malah 125 cc, kenapa kok konsumsi bensin Vario jauh lebih boros? Kebetulan aku sering juga ngendarai Supra 125 yang ada di rumah yang konsumsi bensin dalam kota lebih dari 50kM/liter. Ternyata ada rahasia di balik itu semua.

di mekanisme CVT ini tenaga banyak terbuang

di mekanisme CVT ini tenaga banyak terbuang

Karakter mesin motor bertransmisi CVT berbeda dari motor jenis lain. Contohnya saat mesin idle atau langsam putaran mesin skutik lebih tinggi daripada bebek. Jika skutik standarnya antara 1.500 – 1.700 RPM sementara bebek Cuma sekitar 750 RPM. Dari sini udah ketauan pastinya pemakaian BBM skutik lebih boros.

Skutik membutuhkan idle yang lebih tinggi agar oli mesin dapat disirkulasikan ke semua bagian mesin yang membutuhkan dengan baik. Sebab kurang dari RPM itu oli mesin tak dapat tersalur cepat yang menyebabkan komponen dalam mesin terutama di dalam kepala silinder cepat aus.

Ada lagi penyebab borosnya si skutik. Untuk memulai running skutik membutuhkan putaran mesin yang agak tinggi, umumnya sekitar 2.400 – 2.500 RPM skutik baru mau jalan. Kalau bebek berkopling otomatis 1.200 RPM saja sudah mau jalan, bahkan bebek yang bertransmisi manual alias berkopling tangan hanya membutuhkan RPM yang lebih rendah lagi. Sudah pasti konsumsi BBM skutik lebih banyak daripada bebek umumnya.

Di skutik tenaga yang dihasilkan lewat putaran kruk as hingga memutar roda belakang lebih banyak terbuang daripada motor bertransmisi girboks. Tenaga terbuang mulai dari puli primer hingga puli sekunder, belum lagi adanya slip pada belt CVT dan kopling sentrifugal saat skutik hendak dijalankan maupun berakselerasi. Tak heran jika lebih banyak bahan bakar terbuang sia-sia.

Selain itu umumnya skutik membutuhkan torsi yang besar di putaran RPM bawah agar dapat berakselerasi dengan baik sehingga otomatis memerlukan pasokan bahan bakar yang tak sedikit. Itulah sebabnya rata-rata motor skutik menggunakan karburator berventuri besar dibanding motor jenis lain untuk mengimbangi kebutuhan torsi besar di putaran awal.

So, apakah borosnya bensin terbayarkan dengan kepraktisan dan kenyamanannya? Selanjutnya terserah anda…

~ by si_kumbang on 14 October 2009.

3 Responses to “Kok Skutik Boros sih…?”

  1. haduh … ga jadi beli deh… padahal lucu loh bentuk2nya ..

  2. emang kalo model sih skutik emang keren2..
    tapi ya itu borosnya… kalo dipikir2 borosnya bensin kurang sebanding dengan performanya, mending pake motor sport aja biar sama2 boros tapi tenaga jauh lebih galak..

  3. Benul…eh.. betul… apalagi klu mengingat “global warming”… nambah2in polutan sj

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: