sumpah… JANGAN DIBUKA!!!!

posting kali ini dibikin buat suatu keperluan khusus.
dilatarbelakangi suatu hal yang berguna untuk menindaklanjuti sesuatu itu yang bilamana dilakukan sesuatu terhadapnya akan menyebabkan berbagai hal seperti yang tadi saya sebutkan yaitu sesuatu itu…

Nah kan masih dibuka juga…
Sori deh kalo sebelumnya udah ngelarang2 gak jelas, sebenernya sesuatu itu adalah lagi pengen nulis tapi ga punya ide lagi buat nulis apaan… ya daripada mati kutu apalagi mati ampela mending nulis yang gak jelas aja kayak gini.
Tapi kok kalo dipikir-pikir lagi ngapaen juga ya ngetik-ngetik gak jelas kan kasian ente-ente yang ngebaca… mending nih kukasih bahan bacaan aja yg ku copy paste dari tugas pertama yang pernah kukerjain sendiri di semester ini…Yaitu tugas Embedded System!

Buat yg punya riwayat penyakit parah kayak jantung, asma, mag, kusta, panu, kapalan, kurap, ingusan…harap berpikir ulang buat ngebaca tulisan di bawah ini soalnya bisa menyebabkan tangan bergetar dan jantung berdetak disertai sedikit bau mulut!

Tujuan dari timing-driven design methodology

Tujuan dari timing-driven design methodology adalah untuk menghasilkan struktur HDL netlist yang:
– Dapat dengan mudah n ditempatkan dan diarahkan oleh vendor
– Memenuhi persyaratan waktu setelah tempat dan rute

Sebuah set objective untuk mencapai tujuan tersebut adalah untuk
• Menggunakan high-level floorplanning untuk menghasilkan perkiraan parasitic delay
• Drive sintesis dengan perkiraan parasitics
• Kembali – catatan critical path delay dan parasit dari floorplanning yang rinci ke optimum timing, simulasi level gerbang, dan
• waktu analisis
• Lakukan perkiraan delay lebih awal untuk blok timing penting
• Lakukan analisis timing dinamis dan statis

Floorplanning tool adalah alat grafis yang memungkinkan desainer untuk melakukan desain fisik level tinggi dengan:
– Menetapkan blok logika ke bagian tertentu dari chip
– Merencanakan system clock dan distribusi power
– Menempatkan sell I / O dan blok pin internal
– Routing bus level top
– Membangkitkan model kustom kabel

Floorplanning menyediakan informasi berguna tentang desain fisik pada semua tahap dari proses desain top-down. Floorplanning juga dapat melakukan analisis, termasuk analisis clock tree dan analisis perutean. Floorplanning adalah langkah yang paling penting di bagian alur back-end dan harus dilakukan serentak dengan desainer front-end.

Tim akan bekerja sama memulai dengan mengembangkan partisi fungsional dan paket rencana inisial IC. Selain itu, tim akan melihat persyaratan driving chip, untuk memastikan mereka yang tergabung dalam desain floorplan. Tahap floorplanning harus dimulai pada awal subsistem pengembangan model yang mengikuti fungsional unit partisi.

Desain floorplan dan hasil analisis langkah-langkah dalam menghasilkan file kontrol atau file script yang diperlukan yang akan digunakan kemudian untuk otomasi dan mengontrol tempat dan rute untuk mencapai persyaratan yang diinginkan:

– Persyaratan ukuran cetakan
– Pemanfaatan Baris
– Halangan dan kemacetan pemetaan
– Ketidak leluasaan File (Crosstalk, Path, Net)
– Sinyal kebel lebar routing kontrol
– Persyaratan Clock tree
– Power dan distribusi ground dan routing kontrol
– Persyaratan Teknologi / kecepatan

Adalah penting untuk tim desain ntuk mempertimbangkan semua faktor, dalam rangka mewujudkan
tujuan dari desain tersebut, apakah mereka akan cepat, kepadatan(density), pilihan teknologi, atau konsumsi power.

~ by si_kumbang on 28 April 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: